Ingat Ini sebelum Beli Pompa Aquarium

Tips Mencari Pompa Aquarium Untuk Ikan Hias Di Rumah – Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa memelihara ikan hias pasti akan membawa dampak positif bagi pemiliknya, mulai dari memberikan ketenangan pada fikiran saat melihat ikan yang berwarna-warni berenang didalam aquarium, sampai sebagai pengobat stress bagi pekerja yang setiap hari dengan kesibukan yang luar biasa.

Pompa Aquarium

Penelitian yang lain mengatakan hanya dengan memelihara ikan hias diaquarium dapat membuat fikiran tenang dan membuat emosional pemiliknya jadi stabil, selain itu banyak juga yang meyakini dengan memelihara ikan hias tertentu dapat membuat pemilik dan rumahnya mendapat rezeki dan keberuntungan yang melimpah.

Karena itulah banyak yang termotivasi untuk ikut memelihara ikan hias diaquarium, namun hanya segelintir orang ternyata yang benar-benar faham dengan cara merawat ikan didalam aquarium.

Salah satu faktor penentu awet atau tidaknya ikan peliharaan diaquarium adalah kualitas pompa aquarium itu sendiri. Pasalnya Pompa aquarium memiliki peran yang sangat penting. Alat ini berfungsi untuk mengalirkan air, mengirim air ke tangki penyaringan (filter), dan berbagai fungsi lainnya. Dengan adanya pengiriman air ke tangki penyaringan, kotoran dan makanan sisa akan tertinggal di filter dan dihancurkan oleh bakteri. Air di dalam aquarium pun terjaga kebersihannya lebih lama.

Dengan adanya aliran air, kadar oksigen juga akan terus terjaga dan tersebar secara merata di dalam aquarium. Oksigen tidak hanya penting untuk ikan, tetapi juga untuk koral, tanaman air, serta bakteri di dalam aquarium. Selain itu, bila Anda menggabungkan penggunaannya dengan alat pemanas atau pendingin, Anda bisa menjaga suhu dalam aquarium tersebut tetap stabil.

Bagi yang ingin memelihara ikan hias dan berniat membuat aquarum yang bagus dengan sirkulasi air yang baik, berikut kami berikan tips untuk memilih pompa aquarium yang baik.

  1.  Sesuaikan Pompa Air Dengan Ukuran Aquarium

Baiknya air aquarium Anda bersirkulasi minimal 1-2 kali per jam. Bila Anda mengembangbiakkan ikan karnivora besar, sebaiknya air aquarium Anda bersirkulasi 7-10 kali per jam karena airnya lebih cepat kotor. Ketika Anda menggunakan aquarium untuk kembang biak ikan secara umum, Anda bisa menggunakan rumus berikut untuk menentukan seberapa banyak idealnya air dalam aquarium Anda disirkulasi dalam satu jam. Rumusnya adalah ‘jumlah rotasi per jam = kecepatan aliran air : volume aquarium‘. Dengan menggunakan rumus ini, Anda akan bisa menentukan jumlah sirkulasi air yang ideal.

  1. Sesuaikan Dengan Karakter Ikan

Pompa aquarium tidak selalu harus berukuran besar. Penting untuk mengetahui tidak hanya ukuran, tetapi juga karakteristik hewan dalam aquarium Anda. Bila Anda memelihara hewan yang hidup di aliran air tenang, aliran air deras akan membuatnya stres. Selain itu, bila aliran airnya terlalu deras, hewan-hewan akan banyak bersembunyi sehingga Anda tidak bisa menikmati kehadiran mereka dalam aquarium Anda. Anda bisa mengurangi kekuatan aliran air dengan cara menempatkan kayu atau batu di dekat ujung selang dalam aquarium. Namun, pada bagian tersebut lumut akan lebih cepat tumbuh sehingga Anda harus lebih sering membersihkannya.

  1. Sesuaikan Pemasangan Pompa

Terdapat 3 tipe pompa aquarium, yakni yang dapat Anda pasang di dalam aquarium, di luar aquarium, dan tipe amfibi. Masing-masing pompa memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Karena itulah, Anda harus mengetahui lokasi pemasangan pompa pada aquarium sebelum membeli pompa aquarium.

Terdapat tipe pompa aquarium berukuran compact yang dapat Anda pasang di dalam aquarium. Kemampuan rotasi aliran airnya rendah sehingga cocok bila diletakkan di aquarium kecil. Pompa aquarium yang dipasang dalam air umumnya tidak menimbulkan suara yang mengganggu. Namun, pompa ini sering didekati oleh hewan yang ada di dalam aquarium atau terkontaminasi kotoran dan sisa makanan. Hal tersebut membuat perawatannya cenderung lebih sulit dilakukan. Selain itu, pompa ini juga menimbulkan panas di dalam air sehingga suhu aquarium Anda akan meningkat. Inilah kelemahan utama dari pompa yang dipasang di dalam air.

Di sisi lain, pompa yang dipasang di luar aquarium memiliki ukuran kecil hingga besar. Kekurangan dari tipe ini adalah Anda harus menyediakan ruang pemasangan khusus serta suaranya mungkin dapat mengganggu Anda.

Sementara itu, pompa tipe amfibi merupakan gabungan dari pompa tipe dalam dan luar aquarium sehingga tentu saja memiliki kekurangan dan kelebihan dari keduanya. Keunggulan dari tipe ini adalah versatile, mudah Anda pasang di mana pun, bisa di luar atau di dalam aquarium. Kekurangannya, tipe ini memiliki harga yang lebih mahal dibanding kedua tipe lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *